Jumat, 03 Februari 2023

KEGIATAN AKSI NYATA BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH

 


AKSI NYATA MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF

1.      Latar Belakang

Peran pendidik atau guru menurut Ki Hajar Dewantara (KHD) diibaratkan seorang petani atau tukang kebun yang tugasnya adalah merawat sesuai kebutuhan dari tanaman-tanamannya itu agar tumbuh dan berbuah dengan baik. Siswa diibaratkan sebagai bibit atau benih yang akan ditanam yang masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda-beda.  Sekolah sebagai ladang atau sawah untuk menanam benih oleh pak tani. Oleh karena itu, sekolah memiliki peranan penting dalam proses tumbuh dan kembangnya siswa termasuk penanaman karakter siswa.

Sekolah merupakan lembaga pendidikan sebagai tempat untuk kegiatan belajar mengajar, termasuk dalam pembentukan karakter siswa. Untuk membentuk karakter siswa, diperlukan penerapan budaya positif yang mamuat nilai, keyakinan, dan kebiasaan-kebiasaan yang berpihak pada siswa. Budaya sekolah yang positif akan menjadikan siswa dapat belajar dengan rasa aman dan nyaman. untuk menciptakan budaya positif, dapat dimulai dari kelas dengan menyusun dan membuat keyakinan kelas yang bertujuan untuk menumbuhkan tanggungjawab siswa dan mendorong motivasi intrinsiknya sehingga terwujud disiplin positif siswa.

 

2.      Tujuan

a.       Menumbuhkan budaya positif sekolah dengan keyakinan kelas.

b.      Menumbuhkan motivasi intrinsik guru dan siswa dalam menjalankan keyakinan kelas

 

3.      Tolak Ukur

a.       Siswa mampu membuat keyakinan kelas yang dipasang di dinding kelas.

b.      Guru dan siswa menjalankan keyakinan kelas yang telah disepakati bersama

 

4.      Linimasa Tindakan yang Saya lakukan

a.    Konsultasi dan meminta ijin kepada kepala sekolah terkait dengan pelaksanaan aksi nyata budaya positif dengan keyakinan kelas

b.    Membuat keyakinan kelas dengan siswa, selanjutnya hhasil Keyakinan kelas yang telah disepakati ditempel di dinding kelas

c.    Melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan mengenai aksi nyata budaya positif yang telah dilakukan.

 

5.      Dukungan yang Dibutuhkan

Dukungan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan aksi nyata yaitu kerja sama peserta didik, rekan guru, dan kepala sekolah.

 

6.      Pelaksanaan Kegiatan Aksi Nyata

Kegiatan aksi nyata dimulai dengan meminta ijin kepada Kepala Sekolah dan dilanjutkan dengan membuat keyakinan kelas dengan kelas XII AKL dan saya sebagai wali kelasnya. Saat pembuatan keyakinan kelas, siswa terlihat bersemangat dan antusias dalam mencurahkan pendapatnya. Setelah keyakinan kelas disepakati, siswa menandatangani keyakinan kelas yang telah dibuat dan ditempel di dinding kelas. Dengan adanya keyakinan kelas, diharapkan siswa akan menjalankan nilai-nilai kebajikan dengan kesadaran yang tumbuh dalam dirinya.

Aksi nyata dilanjutkan dengan diseminasi menyebarkan pemahaman dan pengalaman penerapan budaya positif yang saya laksanakan pada hari rabu, 25 Januari 2023 di SMK Al Falah, Sumberadi, Kebumen. Kegiatan diseminasi dihadiri oleh kepala sekolah, rekan guru, dan karyawan SMK Al Falah. Dalam sesi ini, saya membagikan tentang pemahaman saya mengenai konsep-konsep kunci dalam Modul Budaya Positif, yaitu perubahan paradigma belajar, disiplin positif, motivasi perilaku manusia, kebutuhan dasar, posisi kontrol restitusi, keyakinan kelas dan segitiga restitusi. Selain itu, saya juga menyampaikan pengalaman dan pembelajaran setelan menerapkan konsep-konsep kunci tersebut. Saya memberi pengarahan kepada guru agar dalam menyelesaikan permasalahan siswa dengan segitiga restitusi dan posisi kontrol sebagai manajer agar nantinya siswa memiliki kesadaran dan motivasi intrinsik dalam menjalankan budaya positif.

Berikut saya sampaikan link video kegiatan Aksi Nyata Budaya Positif.

https://youtu.be/bhle-t5VVtU

Selasa, 22 November 2011

Hidup adalah belajar

Kata orang,
Hidup adalah belajar....
Belajar memahami meski tak sehati..
Belajar ikhlas meski tak rela..
Belajar bersabar meski terbebani...
Belajar berbagi meski membutuhkan..
Belajar taat meski berat...
Belajar mencintai meski tak suka...
Belajar tenang meski gelisa...
Belajar,,belajar dan terus belajar...